Latest Trend

CARA JITU MENYIMPAN MAKANAN AGAR TETAP AWET & FRESH

Sebagai pengusaha kuliner, Pakarians pasti sering berbelanja dalam jumlah banyak, selain untuk menghemat waktu juga untuk penghematan dari sisi keuangan. Kali ini Pakaroti, juga akan memberikan tips  menyimpan bahan masakan atau makanan dengan benar agar dapat membantu Pakarians lebih berhemat lagi. Bahan masakan yang tetap fresh walaupun disimpan membuat kita tidak ragu untuk mengolah dan menyajikan untuk keluarga atau usaha yang kita jalankan. Berikut tips – tips nya :

  1. Pisahkan buah dengan sayuran

Beberapa jenis buah memiliki senyawa ethylene yang menguar ketika disimpan, akibatnya akan mempercepat proses pematangan (bahkan pembusukan) makanan lain, misalnya sayur. Jika ingin menyimpan buah dan sayuran dalam kulkas, taruhlah dalam rak yang berbeda. Info tambahan, tomat, pisang, dan bawang-bawangan tidak perlu disimpan dalam kulkas.

Ingat juga, apel, pisang, dan kentang mengandung ethylene yang sangat tinggi. Simpan apel berjauhan dengan buah lainnya. Simpan kentang dalam lemari dapur, pastikan tidak ada umbi lain yang disimpan berdekatan.

 

  1. Cermat Menyimpan Rempah-Rempah

Simpan rempah segar seperti daun bawang, sereh, thyme, seledri, daun mint dalam gelas yang sudah diberi sedikit air. Simpan layaknya bunga segar dan gunakan kembali ketika dibutuhkan. Cara ini dapat membuat rempah tetap segar selama satu sampai dua hari. Perlu diingat bahwa rempah segar yang bisa disimpan dengan cara ini adalah rempah yang memiliki batang atau akar.

Jika ingin menyimpan rempah untuk digunakan kembali, potong akarnya dan siangi daun yang layu dan menguning kemudian masukkan dalam plastik klip. Simpan dalam kulkas.

 

  1. Siangi bit dan wortel

Jika Pakarians membeli buah bit, wortel, atau lobak, segeralah potong batang daunnya. Sisakan batang sekitar 3 cm agar sayuran tidak cepat mongering. Tips ini akan memperpanjang masa simpan bahan makanan tersebut. Jika Pakarians ingin mengolah batang tersebut, pastikan batang sudah dipotong dan disimpan terpisah.

 

  1. Bagaimana menyimpan sisa roti?

Roti termasuk makanan yang cepat berjamur dan kering jika disimpan sembarangan. Bagaimana Pakarians menyimpan sisa roti tergantung dari seberapa cepat Anda akan mengolahnya kembali. Jika dalam ingin diolah dalam waktu dekat, simpanlah dalam kulkas. Bungkus rapat roti agar tidak kering. Kalau Pakarians menyimpan roti baguette yang akan dimasak menjadi garlic bread sebagai teman santap sup, sebaiknya simpan roti tersebut dalam freezer. Potong-potong baguette terlebih dahulu sebelum dikemas dalam wadah kedap udara, kemudian simpan. Ambil roti secukupnya ketika akan diolah.

 

  1. Perhatikan penyimpanan minyak goreng, margarine & shortening

Simpan minyak goreng yang sudah dibeli, terutama kemasan industry seperti Filma BIB 18 liter, usahakan simpan pada tempat yang sejuk dan dingin (tidak lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sama halnya dengan minyak, simpan margarine dan jenis shortening di tempat yang sejuk dan kering, karena panas langsung dapat menyebabkan aroma margarin atau shortening cepat hilang dan bisa terjadi perubahan warna terutama pada margarine. Selain itu, jauhkan margarine dan shortening dari benda benda yang berbau tajam, seperti cuka, ikan asin, kopi dan lain sebagainya, agar aromanya tidak bercampur.

 

Cara menyimpan bahan masakan yang tepat akan membantu Pakarians berhemat sekaligus menghindari makanan terbuang sia-sia. Be a smart cooker, Pakarians! J

Artikel Terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.